Patriot Equifest & Kartini Cup 2026
SHNet, CIBUBUR – Pujian hangat layak ditujukan kepada cabang olahraga berkuda yang saat ini sedang mengalami perkembangan signifikan. Tidak berlebihan jika untuk pertama kalinya diharapkan adanya peraihan medali dari disiplin Equestrian pada Asian Games 2026, September mendatang di Nagoya, Jepang.
Berbagai persiapan pun dilakukan. Mulai dari latihan rutin para atlet dan event yang digelar beruntun nyaris setiap bulan. Seperti ajang berkuda bertajuk ‘Patriot Equifest & Kartini Cup 2026’ yang digelar sepanjang 9-12 April 2026 di The Hub Indonesia, Cibubur, Bekasi, Jawa Barat.
Event berkuda yang digelar dalam rangka memperingati hari jadi kota Bekasi ke-29 dan peringatan hari Kartini ini menghadirkan sekitar 200 atlet dari kurang lebih 50 klub berkuda dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sulawesi Utara dan DI Yogyakarta. Para atlet merupakan gabungan dari sejumlah atlet nasional dan daerah.
Usai Piala Kartini diperebutkan oleh para atlet perempuan –Belle Omera, Namita Marsya dan Keyza Syalianisa– pada Jumat (10/4/2026), keseruan dalam pertandingan demi pertandingan pun dilanjutkan hingga final pada Minggu (12/4/2026) dari beberapa kelas ketangkasan maupun lompat rintangan.
Saat final Minggu, ada sedikit kendala di beberapa pertandingan terakhir dengan turunnya hujan deras di jelang laga penutup. Beruntung hujan hanya berlangsung sebentar sehingga pertandingan bisa kembali dilanjutkan setelah hujan mereda.
Usai tampil clear round pada Minggu (12/4/2026), di The Hub Indonesia, Ayat Hidayatulloh tampak melakukan selebrasi kemenangannya bersama King Almor. (SHNet/Nonnie Rering).Eddy Saddak selaku Ketua Harian PP Pordasi yang hadir di hari final itu menyatakan kalau hujan merupakan hal yang biasa dalam pertandingan. “Memang saat ini sedang musim pancaroba sehingga halangan-halangan seperti hujan ini memang sulit diprediksi, tapi Alhamdulillah semua lancar dan tak ada kendala berarti. Ini kegiatan atau pertandingan berkuda yang ketiga kalinya di The Hub Indonesia dan Insya Allah sampai akhir tahun ada kurang lebih 40 kejuaraan seperti ini dan yang tingkatannya lebih dari ini. Banyak pertandingan juga tentu membuat kita akan lebih mudah memilih atlet yang akan mewakili Indonesia bertanding di event-event internasional, sehingga akan lebih banyak atlet berkuda Indonesia yang mendunia lewat prestasi. PP Pordasi tentu sangat berterima kasih kepada semua stable yang sudah membina para atlet. Harapan kami ke depan perkembangan olahraga berkuda akan semakin cerah,” harap Eddy Saddak yang juga merupakan pemilik klub Aragon Stable.
Dari sejumlah laga yang dipertandingkan pada Minggu (12/4/2026) itu, Ayat Hidayatulloh yang tampil dengan kuda King Almor di nomor lompat rintangan atau jumping 120-125 cm Open tampil menawan dan menciptakan clear round tanpa melakukan satu pun kesalahan.
Pria yang akan mencapai usia 30 pada 21 Juni nanti ini mencatat angka 72,37 di hasil akhir. Ia mengalahkan lawan-lawannya: Brandon Toa di tempat kedua dengan nilai 72,33 dan Dinov Zayan Fatih dengan nilai 66,49 di posisi ketiga dan juga keempat.
Ayat tampil cemerlang dan mendapat applaus dari penonton karena bersih dalam laganya. Soal kemenangannya, Ayat justru berkilah hanya kebetulan. “Saya sehari-harinya hanya berkuda saja, juga ngelatih untuk nambah pemasukan, jadi saya memang sudah sangat akrab, menyatu dan mengenal betul King Almor yang saya tunggangi. Tampil usai hujan lebat memang membuat lintasan jadi lebih berat, tapi kalau kita sudah sangat menyatu dengan kuda, semua terasa aman saja,” ujar pria yang sebelumnya meraih medali perunggu di PON Jabar 2016 itu.
Sementara yang menarik juga di kelas Jumping 60 cm Open, Rider DKI Jakarta, Cut Syifa dari stable AR Team Equestrian juga tampil menawan dengan kuda Rindu-nya. Ia meraih posisi pertama diikuti Mochamad Nur Rizqi dan Jashley Francesa Wy di posisi kedua dan ketiga.
Ketua Harian KONI Bekasi, Agus Irianto yang hadir juga ikut mengapresiasi para juara di event itu. “Kami bangga karena kota Bekasi bisa menjadi tuan rumah event ini, sekaligus untuk memeriahkan kota Bekasi. Selamat juga kepada para juara yang sudah memberi tontonan menarik. Semoga semua ini akan berlanjut hingga nantinya kami menjadi tuan rumah Porprov XV Jabar 2026 mendatang,” kata Agus Irianto. (Non)


















































