Konsultan Psikiater Beberkan Dampak Kelebihan Beban Digital dan Solusinya

14 hours ago 8

Bali Tribune / Konsultan Psikiater, dr. I Gusti Rai Putra Wiguna

balitribune.co.id | Denpasar - Beberapa tahun terakhir, dunia menghadapi peningkatan signifikan dalam tingkat stres, burnout, gangguan tidur, kelelahan mental, serta penurunan fokus akibat gaya hidup modern yang semakin cepat dan penuh tekanan. Hal itu salah satunya disebabkan karena tekanan di dunia kerja, persaingan, kecanduan judi online, kelebihan beban dari informasi digital serta persoalan lainnya. 

Ditengah tantangan tersebut, muncul kebutuhan akan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan penyakit, tetapi juga pada pemeliharaan dan optimalisasi fungsi otak. Konsultan Psikiater, dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, SpKJ (K) menyatakan, kesehatan mental masa depan tidak hanya berbicara tentang mengobati gangguan, tetapi juga menjaga fungsi otak agar tetap optimal.

"Kita hidup di era di mana tubuh sering dirawat, tetapi otak sering diabaikan. Padahal otak adalah pusat dari seluruh pengalaman manusia, bagaimana kita berpikir, merasakan, bekerja, mencintai, dan menjalani hidup. Exo-TMS hadir sebagai bagian dari konsep Brain Wellness, yaitu merawat otak sebelum terjadi kelelahan yang lebih berat," katanya di Denpasar, Minggu (7/6/2026).

Dijelaskan, Exo-TMS (Exomind Transcranial Magnetic Stimulation) merupakan teknologi non-invasif yang menggunakan stimulasi magnetik terarah untuk membantu mengoptimalkan aktivitas jaringan otak tertentu, khususnya area yang berperan dalam fokus, regulasi emosi, pengambilan keputusan, dan ketahanan terhadap stres. Layanan Exo-TMS, sebuah teknologi neuromodulasi modern yang dirancang untuk mendukung kesehatan otak, keseimbangan mental, dan kualitas hidup masyarakat modern. 

Langkah baru dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis neuroscience di Bali, melengkapi layanan Brainmapping (QEEG), Neurofeedback, dan konsultasi spesialis yang telah tersedia di salah satu klinik di Denpasar. Salah satu area utama yang menjadi target stimulasi Exo-TMS adalah Dorsolateral Prefrontal Cortex (DLPFC), yang sering disebut sebagai "CEO of the Brain" karena berperan penting dalam fungsi eksekutif, konsentrasi, pengendalian emosi, serta kemampuan menghadapi tekanan sehari-hari. 

"Sekarang hidup di era kelelahan mental, manusia modern otaknya bekerja lebih berat bisa lelah dan tersinggung, mendapatkan notifikasi tanpa henti, multitasking, dan banjir informasi digital. Kita hidup dalam apa yang disebut para ilmuwan sebagai attention economy memperebutkan persaingan. Dimana dampak dari digital overload penelitian modern secara konsiten menunjukan dampak dari kelebihan beban digital terhadap kesehatan otak dan produktivitas," papar dr. Rai.   

Exo-TMS ini dengan konsep Mental Wellness Spa, sebuah pendekatan baru yang memandang kesehatan mental sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan perawatan diri yang modern. Konsep ini menekankan bahwa menjaga kesehatan otak sama pentingnya dengan menjaga kebugaran fisik, nutrisi, dan kualitas tidur.

Kehadiran teknologi ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan otak yang berbasis sains, nyaman, aman, dan sesuai dengan kebutuhan kehidupan modern.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan