Dua Jembatan Rusak di Tabanan Mulai Diperbaiki

8 hours ago 6

perbaikan jembatan

Bali Tribune / PERBAIKAN JEMBATAN - Pelaksanaan tahap awal perbaikan jembatan Tuka-Cau Belayu di Kecamatan Baturiti.

balitribune.co.id I Tabanan – Dua jembatan yang rusak akibat banjir bandang di Kecamatan Baturiti dan Selemadeg Timur mulai mendapatkan perbaikan. Adapun dua infrastruktur fisik yang sedang mendapatkan perbaikan itu antara lain Jembatan Tuka-Cau Belayu di Kecamatan Baturiti dan Jembatan Tukad Yeg Ngigih di Selemadeg Timur.

Perbaikan kedua jembatan itu mendapatkan porsi anggarannya masing-masing. Sesuai pagu, perbaikan jembatan Tuka-Cau Belayu sebesar Rp9,6 miliar. Sedangkan pagu anggaran untuk perbaikan Jembatan Tukad Yeh Ngigih di Selemadeg Timur senilai Rp6,4 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR) Tabanan, I Gede Partana, menjelaskan bahwa perbaikan itu merupakan upaya untuk menuntaskan kerusakan infrastruktur kabupaten yang terdampak bencana.

Saat ini, proses di lapangan sudah memasuki tahap pembangunan struktur jembatan baru untuk menggantikan konstruksi lama yang telah rusak berat. “Pasca bencana banjir bandang 2023, sebelumnya sudah ada tiga jembatan yang ditangani pada 2023 dan 2024. Tinggal dua jembatan ini yang belum selesai dan tahun ini kami tuntaskan,” ujar Partana pada Minggu (7/6/2026).

Ia berharap, dengan perbaikan ini satu persatu infrastruktur fisik kabupaten yang mengalami kerusakan akibat bencana bisa terselesaikan. Meski demikian, Partana mengungkapkan masih ada beberapa infrastruktur di tingkat desa, seperti di Kecamatan Marga, yang kondisinya belum tersentuh perbaikan akibat kendala pendanaan.

“Ke depan yang masih tersisa bukan lagi jembatan milik kabupaten, melainkan beberapa aset desa yang putus atau rusak saat bencana 2023. Usulannya sudah ada, namun karena itu bukan aset kabupaten, pendanaannya belum tersedia,” ungkapnya.

Dengan perbaikan ini, sambungnya, konektivitas dan mobilitas ekonomi warga di sekitar infrastruktur tersebut bisa kembali normal. Serta, sambungnya, yang paling penting adalah aspek keamanan dari infrastruktur itu sendiri untuk kelancaran transportasi warga setempat.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan