Bersama Berbagi Mimpi, Mengenal Dunia lewat Cerita, dan Meraih Asa

3 days ago 7

SHNet, Jakarta – Setiap pencapaian terbesar berawal dari sebuah mimpi dan cerita, dipadu dengan tekad serta sebuah pemikiran yang kemudian bertransformasi menjadi sebuah kenyataan. Hal inilah yang acap kali kita abaikan, ditengah hiruk pikuk kesibukan di tengah kota metropolitan. Waktu untuk bermimpi dan bercerita sering ditinggalkan, dilupakan dan perlahan pupus dan sirna.

Inilah yang mendasari kegiatan yang dilakukan secara berkala di Taman Bacaan Masyarakat Bukit Duri Bercerita (TBM Bukdur), dimana secara berkala setiap minggunya anak-anak berkesempatan untuk membaca buku dan bercerita, memperdalam literasi, belajar keterampilan, berbagi mimpi dan mengenal dunia.

Di akhir pekan ini, Sabtu malam Minggu (07/02/2026) sekaligus penutupan sementara kegiatan TBM karena menjelang Bulan Puasa, hampir 50 anak-anak TBM pun melakukan kegiatan bersama. Bedanya,  di akhir pekan ini, anak-anak TBM kedatangan kembali para remaja dari Leo Club Jakarta Kharisma dan Leo Humanita. Di kesempatan ini, enam remaja Leo yang dipimpin oleh Jonathan sebagai President Club Leo Jakarta Kharisma membawakan cerita dan pesan khusus dari cerita fiksi pahlawan super Captain America.

Mereka yang mengisi acara  adalah  Jonathan Elbert Chandra (Bina Bangsa School PIK), Shereen Anabel Budianto, Aline Tjandra, Gabriella Grecia Liano, Cheryl Videline Gunawan (Pah Tsung School) – Leo Jakarta Kharisma, Li Hao Hsun (SMA Wardaya) – Leo Humanita.

Berbekal perisai replika Captain America, cerita tersebut dibawakan secara bergantian oleh keenam remaja tersebut yang fasih membacanya tidak hanya dalam bahasa aslinya, yakni bahasa Inggris namun juga kemudian diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Mandarin. Anak-anak TBM pun mendengarkan cerita dengan seksama, karena cerita disampaikan secara perlahan dan diselingi dengan kuis serta tanya jawab tentang isi dan makna dari cerita tersebut.

Para Leo membacakan cerita secara bergantian dalam bahasa Inggris, Indonesia dan Mandarin.

“Kami memilih pahlawan super Captain America sebagai bahan bacaan karena cerita ini mengandung pesan moral yang mendalam tentang mimpi, tekad, perjuangan serta kegigihan sang tokoh utama yakni Steve Roger yang sebelumnya hanya seorang manusia biasa yang memiliki banyak kekurangan dan bahkan tidak lolos dalam pemilihan sebagai seorang tentara,“ ujar Shereen, salah satu anggota Leo Jakarta Kharisma.

Anak-anak TBM pun kemudian berkesempatan untuk bermimpi menjadi pahlawan super dan secara bergantian berfoto memegang perisai sang Captain America. Senyum dan rasa bangga menghiasi wajah-wajah kecil tersebut.

Elfa tersenyum lebar memegang perisai replika Captain America

Mengenal Dunia melalui Smart Globe

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengenalan tentang bola dunia dan budaya menggunakan Smart Globe. Dipandu oleh Jonathan dan rekan-rekannya, anak-anak TBM kemudian diajak untuk mengenal dan mencari lokasi dari beberapa negara pilihannya di Smart Globe dan kemudian mendengarkan fakta unik tentang negara yang dipilihnya tersebut. Tidak lupa tentunya penekanan terhadap kebudayaan bangsa Indonesia, dimana kemudian anak-anak TBM diajak bernyanyi lagu kebangsaan dan lagu daerah.

Adalah pasangan anak laki-laki yaitu Erlan  dan Fika memberanikan diri maju ke menyanyikan lagu daerah Papua, Apuse. Serta pasangan anak perempuan yakni (nama) dan (nama) menyanyikan lagu Ampar Ampar Pisang dari Kalimantan Selatan. Tepuk tangan riuh dari penonton mendukung keberanian anak-anak ini serta mengiringi alunan lagu yang dibawakan mereka.

Jonathan memandu pengenalan dunia lewat Smart Globe

“Kami merasa senang karena berkesempatan untuk datang kembali mengisi acara di TBM Bukdur ini,” ucap Jonathan. “Banyak hal baru yang kami peroleh di setiap kedatangan, dan tentunya berbagi mimpi dan cerita dengan anak-anak TBM menguatkan tekad dan cita-cita kami sebagai pelajar di sekolah masing-masing dalam meraih impian,” tambahnya.

Di akhir acara, para remaja Leo ini kemudian membagikan goodie bag yang sudah dipersiapkan sebelum acara dimulai dan yang isinya diperoleh dari sumbangan sponsor yaitu PT. Forisa Nusapersada dan Wonderfood.

Terus Beri Semangat

Sementara pendiri dan pengelola TBM Bukit Duri Bercerita, Safrudingsih mengapresiasi para remaja Leo yang berusaha membagi pengetahuan dan pengalaman dengan alat peraga yang sangat kekinian dan dengan menggunakan tiga bahasa; Indonesia, Inggris, dan Mandarin. Dari sisi bahasa saja sudah tersirat bagimana anak-anak TBM sudah diperkenalkan sedari awal akan pentingnya bahasa internasional.

Gembira mendapat bingkisan makanan dari PT. Forisa Nusapersada dan Wonderfood.

“Anak-anak TBM Bukit Duri Bercerita sudah familiar dengan para remaja Leo Jakarta Kharisma & Leo Humanita, karena itu dalam pemberian materi dan interaksi, sangat cair. Apa yang diceritakan dalam komik Captain America dan juga pengenalan Smart Globe, ternyata mudah diserap anak-anak,” kata Safrudiningsih yang biasa disapa Kak Ning-Nong oleh anak-anak TBM.

Karena itu Safrudinigsih berharap kolaborasi dengan para remaja Leo Jakarta Kharisma & Leo Humanita akan ters berlanjut sehingga anak-anak TBM  mendapatkan informasi, pengetahuan terbaru, dan memotivasi anak-anak untuk lebih giat belajar, demi masa depan. (sur)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan