Turnamen Tenis IKMS Cup 2026 Resmi Dibuka, Sejumlah Petenis Unggulan Tumbang di Hari Pertama

14 hours ago 6

Bali Tribune / Turnamen Tenis Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) Cup 2026 di Lapangan Tenis IKMS, Jalan Gunung Lebah Nomor 25, Denpasar, Minggu (2/8/2026)

balitribune.co.id | Denpasar - Turnamen Tenis Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) Cup 2026 resmi bergulir. Kejuaraan yang berlangsung di Lapangan Tenis IKMS dan Lapangan Telkom pada 2–16 Agustus ini dibuka secara resmi oleh Ketua Pelti Bali, dr. I Wayan Sudana, di Lapangan Tenis IKMS, Jalan Gunung Lebah Nomor 25, Denpasar, Minggu (2/8/2026).

Turut hadir dalam pembukaan tersebut, Wakil Ketua Pelti Bali Yusrizal Madjid, Ketua Harian Pelti Bali dr. Gede Kambayana, serta seluruh peserta turnamen.

Dalam sambutannya, dr. I Wayan Sudana memberikan apresiasi tinggi kepada IKMS Bali atas inisiatif menyelenggarakan turnamen ini. "Kami berharap turnamen ini menjadi barometer keberhasilan pembinaan tenis di Bali, dan semoga dapat terus konsisten menjadi agenda rutin tahunan," ujar Sudana.

Ketua Umum IKMS Bali, Tarmizi, menambahkan bahwa turnamen ini merupakan kontribusi nyata IKMS dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. "Melalui IKMS Cup, kami ingin membangun karakter disiplin dan pantang menyerah, semangat yang juga diwariskan oleh para pahlawan bangsa," ungkap Tarmizi.

Ketua Panitia IKMS Cup 2026, Indra, yang didampingi Wakil Ketua Pepen Efendi, mengungkapkan bahwa hari pertama turnamen langsung diwarnai kejutan besar. Sejumlah petenis unggulan yang dijagokan melaju jauh justru harus gugur lebih awal.

Kejutan terbesar adalah tumbangnya mantan petenis nasional, Imanuel Prakoso. Selain itu, sederet nama besar lainnya juga terpaksa angkat koper lebih cepat, di antaranya Jagat Maya, Roy Hidiya, Laba Kurniawan, Darwis Susila, Ngurah Bangok Kusuma, Sugiharto Santoso, dr. Harris, dr. Yudi, hingga Letkol Inf Armen (Waka Jasdam IX/Udayana).

Menanggapi kekalahannya, Roy Hidiya mengakui ketangguhan lawan serta tantangan adaptasi lapangan. "Saya kurang terbiasa bermain di lapangan indoor, sehingga pukulan saya kurang menekan. Selain itu, harus diakui lawan bermain dengan sangat baik hari ini," ujar Roy.

Turnamen ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 16 Agustus mendatang, dengan menyisakan persaingan ketat di babak-babak selanjutnya bagi para petenis yang berhasil lolos.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan