Benteng Van Der Wijck Jadi Tempat Penyelenggaraan, Kebumen Travel Mart-KTM-2026 Akan Resmi Diluncurkan

11 hours ago 11

SHNet, Jakarta-Perhelatan besar Kebumen Travel Mart (KTM) secara resmi akan diluncurkan di Benteng Van Der Wijck, Gombong pada Kamis, 27 Agustus 2026. Bupati Kebumen, Lilis Nuryani direncanakan akan membuka secara resmi KTM didampingi oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono, mantan Kapolri Jenderal Pol Purn Suryo Bimantoro yang juga Pelindung Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK Walet Emas) dan beberapa tokoh Kebumen lainnya.

Benteng Van Der Wijck dipilih sebagai tempat penyelenggaraan KTM karena nilai sejarah dan keunikannya. Benteng segi delapan satu-satunya di Indnonesia ini menyimpan sejarah tersendiri dalam perjuangan kemerdekaan RI, mulai dari Perang Diponegoro sampai dilatihnya para prajurit PETA sebagai cikal bakal TNI. Presiden kedua Suharto memulai karir awal sebagai prajurit PETA di benteng ini. Leluhur Presiden Prabowo Subiyanto juga berasal dari Kebumen.

Ketua Panitia M. Wahid Supriyadi, yang juga Dibes RI untuk Rusia dan Belarus (2016-2020) , ada Kamis (20/08/2026) mengatakan bahwa sepengetahuannya, ini adalah acara terbesar pertama yang bersifat nasional bahkan internasional yang diselenggarakan menggunakan konsep  trade, tourism & investment (TTI) di Kebumen.

“Sekitar 145 travel agents (buyers) dan 65 sellers (pelaku usaha pariwisata) akan hadir, 16 di antaranya berasal dari negara tetangga, Malaysia. Bahkan pembeli (buyers) dari China dan Rusia dipastikan akan hadir”, ujar Wahid, mantan Dubes RI untuk UAE dan Rusia. Wahid menggandeng Konsorsium Travel Agent (KTA) untuk merealisasi acara KTM 2026.

Sementara Ketua Umum IWAKK WE, May Jen TNI Purn Ibnu Darmawan mengatakan bahwa KTM ini merupakan bentuk Kerjasama diaspora Kebumen se Jabodetabek sebagai tindak lanjut dari Kesepakatan Bersama antara IWAKK WE dengan Pemda Kabupaten Kebumen yang ditandatangani pada 27 September 2025.

Ketua Umum IWAKK WE, May Jen TNI Purn Ibnu Darmawan, kiri

Bersama dengan KTM ini juga diselenggarakan Gombong Culture Festival(GCF), yang akan menampilkan berbagai seni budaya lokal seperti Ebeg, Tari Walet dll serta sebuah Kirab yang akan menggambarkan perjalanan Kota Gombong yang menyimpan sejarah dan tradisi yang sangat kuat. “Tercatat perjalanan menjelang akhir Perang Diponegoro terjadi di daerah Gombong. Tidak heran bahwa daerah sekitar Bagelen sampai Gombong banyak tersisa para perajurit Mataram yang dibantu oleh warga lokal dalam perang melawan Belanda”, ujar Suryo Bimantoro yang asli Gombong ini.

Beberapa acara utama akan ditampilkan dalam KTM kali ini, antara lain table top, pertemuan antara para pelaku bisnis pariwisata, Business Forum, Buyers Meet Sellers yang menampilkan produk UMKM unggulan Kebumen. KTM juga dimeriahkan dengan senam masal, seni budaya lokal dan ditutup dengan Wayang Kulit semalam suntuk sumbangan Universitas Indraprasta (UNINDRA) dengan menampilkan dalang Ki Herjuna. Menariknya Ki Herjuna pernah tampil di Moskow sebagai dalang cilik mendampingi dalang terkenal Alm. Ki Anom Suroto. Ini Adalah pertunjukan wayang pertama di Rusia.

Diharapkan KTM dapat meningkatkan kunjungan wisatawan baik Nusantara maupun luar negeri ke Kabupaten Kebumen dan meningkatkan produk UMKM lokal naik kelas dengan masuk pasar internasional. Panitia juga dibantu oleh Country Manager PT Mutigo, Masni Eritrina, yang selama ini telah membantu UMKM Indonesia masuk pasar internasional.

KTM juga didukung oleh kelompok Perusahaan di bawah Artha Graha Group dan Pertamina dari BUMN. (sur)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan