Kendaripos.co.id — Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Konawe Selatan bergerak memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Salah satu fokus pengawasan dilakukan melalui inspeksi mendadak di Gudang Bulog Desa Lalobao, Kecamatan Andoolo, Jumat (13/2) lalu.
Langkah ini upaya antisipatif menghadapi potensi lonjakan harga yang kerap terjadi akibat peningkatan permintaan masyarakat menjelang bulan puasa.
Perwakilan TPID Konawe Selatan, Roslina Iljas, menegaskan bahwa pengawasan stok menjadi prioritas untuk menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak terbebani kenaikan harga yang tidak wajar. Dari hasil pantauan hari ini, stok beras dan minyak goreng di gudang Bulog Lalobao dalam kondisi aman dan diperkirakan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan,” ujarnya.
Berdasarkan data di lapangan, ketersediaan beras menjadi perhatian utama karena komoditas ini berkontribusi besar terhadap angka inflasi daerah. “Selain memantau stok, TPID juga memastikan kesiapan distribusi agar tidak terjadi hambatan pasokan dari gudang ke pasar,” imbuh Kabag Perekonomian Setda Konsel tersebut.
Selain di gudang Bulog, kata ia, TPID juga melakukan sidak di sejumlah pusat penjualan kebutuhan pokok lainnya. Pengawasan ini bertujuan memetakan kondisi harga riil di pasar sekaligus mencegah praktik penimbunan yang berpotensi memicu kelangkaan.
Momen Sidak yang dilakukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Konawe Selatan di Gudang Bulog Desa Lalobao, Kecamatan Andoolo.“Diharapkan inflasi tetap terkendali dan masyarakat Konawe Selatan dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa tekanan kenaikan harga bahan pokok,” pungkasnya. (ndi)


















































