PAMTS Atur Distribusi Air, Dampak Proyek Infrastruktur PUPR di Gianyar

7 hours ago 11

Bali Tribune / GALIAN PROYEK - Dampak proyek infrastruktur, jaringan air PAMTS terganggu.

balitribune.co.id I Gianyar - Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani (PAMTS) Gianyar melakukan penyesuaian pola distribusi air bersih menyusul pelaksanaan peningkatan infrastruktur oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di sejumlah wilayah Kabupaten Gianyar. Penyesuaian tersebut berdampak pada gangguan pelayanan sementara, khususnya di wilayah pelayanan Kecamatan Sukawati. 

Pelanggan di wilayah terdampak diimbau menyesuaikan penggunaan dan menyiapkan kebutuhan air selama proses pekerjaan berlangsung. Direktur Utama PAM Tirta Sanjiwani Gianyar, I Wayan Suastika, S.T., Kamis (20/8)  mengatakan,  gangguan pelayanan terkonsentrasi di dua lokasi utama, yakni Jalur Singapadu dan Zona Kota Sukawati (Jalur Gelumpang). “Gangguan diperkirakan berlangsung selama pekerjaan proyek PUPR tersebut berjalan,” ujar Suastika.

Untuk mengantisipasi keterbatasan pasokan sekaligus menjaga pemerataan distribusi, PAMTS menerapkan sistem penggiliran pelayanan di sejumlah wilayah terdampak. Di wilayah Desa Singapadu, penggiliran distribusi dilakukan pukul 06.00–16.00 WITA. Wilayah yang terdampak meliputi Br. Sengguan, Br. Seseh, Br. Mukti, Br. Apuan, Br. Abasan, Br. Kebon, Br. Pagutan Kaja (Batubulan), Br. Pagutan Klod (Batubulan), serta Tempekan Selat Celuk. 

Sementara di wilayah Desa Batubulan, penggiliran diberlakukan pukul 16.00–06.00 Wita. Area terdampak meliputi Br. Tegaltamu, Br. Tegal Jaya, Br. Pengembungan, Br. Tegah, Br. Denjalan, Br. Seraya dan Br. Bungsu, serta sebagian jalur utama Jalan Raya Celuk. Untuk wilayah yang tidak terjangkau sistem penggiliran, khususnya Zona Kota Sukawati, PAMTS mengupayakan pemenuhan kebutuhan air melalui layanan mobil tangki. Wilayah yang menjadi sasaran layanan tersebut antara lain Br. Tebuan, Br. Palak, Br. Telabah dan Br. Gelumpang, Desa Sukawati.

Atas kondisi ini, Suastika menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pengerjaan proyek. “Petugas kami selalu bertugas dan siaga (stand by) di lokasi pekerjaan untuk melakukan penanganan serta perbaikan secepat mungkin agar distribusi air bersih dapat kembali normal,” tuturnya.

PAMTS mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk mengatur penggunaan air dan memanfaatkan pasokan secara bijak selama masa penyesuaian distribusi berlangsung.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan