Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

7 hours ago 3

Gong kebyar

Bali Tribune / GONG KEBYAR - Penampilan seniman cilik Jembrana dalam  Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selama empat hari, panggung Arda Candra Pura Jagatnatha menjadi ruang pertemuan antara kreativitas anak-anak, dukungan masyarakat dan tradisi seni Bali. Dari tangan para seniman cilik tersebut, gong kebyar dan tari tradisional Bali kembali dimainkan di hadapan publik dalam rangkaian perayaan HUT ke-131 Kota Negara dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Di atas panggung, anak-anak tampil percaya diri memainkan perangkat gong kebyar sekaligus membawakan tarian tradisional Bali.

Setiap sekha membawa kreativitas dan kemampuan masing-masing dalam mengolah tabuh dan tari, disaksikan masyarakat yang memadati panggung terbuka Pura Jagatnatha. Ajang tersebut menjadi ruang bagi generasi muda Jembrana untuk menunjukkan kemampuan seni sekaligus mengenal dan mempertahankan tradisi yang diwariskan dari generasi sebelumnya. Perwakilan sekaa dari lima kecamatan tampil membawa identitas masing-masing dalam persaingan yang berlangsung selama empat hari.

Kepiawaian para peserta dinilai langsung oleh dewan juri yang memiliki kompetensi di bidang tabuh dan tari. Tim juri terdiri dari tiga seniman yang berasal dari Jembrana, Tabanan dan Gianyar. Penilaian dilakukan terhadap penampilan para peserta dalam memadukan permainan gamelan dan tari Bali di atas panggung. Antusiasme masyarakat Bumi Mekepung turut mengiringi setiap penampilan. Panggung terbuka Pura Jagatnatha juga dipadati warga yang  memberi dukungan kepada masing-masing sekha.

Sorak dukungan penonton menjadi bagian dari suasana perlombaan. Di tengah persaingan, para peserta tetap tampil dengan semangat dan percaya diri, menunjukkan kemampuan yang telah dipersiapkan untuk tampil di hadapan juri dan masyarakat.  Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan yang hadir menyaksikan jalannya perlombaan  bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat Pemkab Jembrana mengapresiasi kreatifitas talenta muda yang tampil berkompetisi.

Bupati Kembang Hartawan mengatakan lomba tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan minat dan kemampuan seni sekaligus menjaga warisan budaya Bali. “Saya sangat bangga melihat semangat serta kreativitas anak-anak yang tampil luar biasa di panggung ini. Semoga melalui ajang ini, lahir bakat-bakat seniman muda yang handal dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Jembrana di masa depan,” ujar Bupati Kembang.

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Festival Semarak Jembrana 2026. Para peserta tidak hanya berhadapan dengan penilaian dewan juri, tetapi juga mendapat kesempatan tampil di hadapan masyarakat luas dalam sebuah panggung seni yang menjadi pusat perhatian selama pelaksanaan festival. Sedangkan bagi para seniman cilik, perlombaan ini menjadi tempat untuk menunjukkan ide dan gagasan serta kreativitas yang mereka padukan dalam sebuah pertunjukan seni.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan