Ogah Gelar Pesta Mewah, Bupati Kembang Rayakan Ulang Tahun Bersama Anak-anak Kurang Mampu

23 hours ago 7

Bali Tribune / ULANG TAHUN -Bupati Kembang merayakan ulang tahun secara sederhana dengan berbagi kisah hidup susah bersama anak-anak kurang mampu.

balitribune.co.id I Negara - Ada pemandangan yang menyentuh hati dalam peringatan sederhana  Hari ulang tahun ke-51 Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan pada Rabu (6/5/2026) petang. Alih-alih merayakannya dengan pesta mewah, Bupati Kembang justru memilih menghabiskan momen spesialnya dengan duduk lesehan di antara anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Suasana penuh kekeluargaan tanpa sekat formalitas terasa saat ulang tahun ke-51 Bupati Kembang. Sambil menikmati hidangan sate rombong dan bakso khas rakyat, suasana keakraban begitu terasa saat Bupati mulai membuka memori masa kecilnya yang penuh perjuangan. Pertemuan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan menjadi ruang berbagi rasa dan inspirasi bagi tunas-tunas muda Jembrana.

Di hadapan anak-anak yang hadir dari berbagai desa di Jembrana, Bupati Kembang secara terbuka menceritakan bahwa kehidupan yang ia nikmati saat ini bukanlah hasil dari kemudahan instan. Ia mengenang masa kecilnya yang dihabiskan di rumah kontrakan selama hampir 10 tahun. Sejak usia dini, ia sudah akrab dengan kerja keras, bangun sebelum matahari terbit untuk membantu orang tua demi menyambung hidup. "Saya ingin adik-adik tahu, saya juga pernah berada di posisi kalian. Saya pernah hidup susah, tinggal di kontrakan cukup lama, dan membantu orang tua bekerja sejak kecil. Tapi dari kesulitan itulah saya belajar tentang arti disiplin dan pantang menyerah," kenangnya.

Dengan tatapan penuh empati, Bupati memberikan penguatan mental bagi anak-anak agar tidak pernah merasa rendah diri karena keterbatasan ekonomi. Baginya, kondisi hari ini hanyalah titik awal, bukan penentu akhir dari garis takdir seseorang. "Hari ini mungkin terasa belum beruntung, tapi jangan pernah mematikan mimpi. Jika punya tekad kuat, rajin belajar, dan menjaga kedisiplinan, suatu saat kalian bisa menjadi orang hebat yang membanggakan Jembrana," pesan pejabat asal Desa Pangyangan, Pekutatan ini. Motivasi ini pun disambut antusias oleh anak-anak.

Ia juga menitipkan pesan mendalam kepada para orang tua. Sesulit apapun kondisinya, menurutanya pendidikan harus ditempatkan sebagai prioritas utama. Ia menegaskan bahwa kemiskinan tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak Jembrana putus sekolah. "Pendidikan adalah jembatan emas untuk keluar dari kemiskinan. Pemerintah hadir untuk itu, jadi jangan pernah menyerah pada keadaan," tegas Kembang.

Kehangatan acara semakin lengkap dengan kehadiran sang Ibu tercinta, keluarga besar, Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna serta jajaran Bagian Forkopimda Setda Jembrana yang memberikan kejutan ulang tahun sederhana. Selain syukuran sederhana, sebagai bentuk syukur atas bertambahnya usia, diserahkan pula paket bantuan sembako kepada 51 anak sebagai simbol kepedulian sosial.

Acara yang berlangsung penuh tawa dan keharuan ini meninggalkan pesan kuat, bahwa seorang pemimpin bisa  lahir dari tempaan kesulitan, dan kunci kesuksesan bukan terletak pada kemewahan asal-usul, melainkan pada ketekunan dan kerja keras yang tak pernah padam.Kisah perjalanan hidup sosok Bupati Kembang bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda Jembrana untuk terus optimis meraih impian. 

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan