Wakil Bupati Ajak Masyarakat Konawe Dukung Investasi PT.SCM

2 hours ago 1

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM), salah satu perusahaan pertambangan yang beroperasi di Kabupaten Konawe, tepatnya di Kecamatan Routa sejak tahun 2003. Anak perusahaan Grup Merdeka itu sudah banyak berkontribusi bagi masyarakat.

Sejak 2024, PT.SCM menyalurkan PPM berupa beasiswa, insentif guru insentif tenaga kesehatan, pembentukan lembaga masyarakat, dan membangun infrastruktur jalan. Melihat kontribusi itu Wakil Bupati (Wabup) Konawe, Syamsul Ibrahim mengajak masyarakat Konawe mendukung aktivitas PT.SCM. Menurutnya, investasi PT.SCM di Kecamatan Routa sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Negara memberi ruang bagi investasi dengan syarat taat aturan dan memberi manfaat bagi daerah. Salah satunya adalah pembangunan jalan, karena kalau mengandalkan APBD, baik provinsi apalagi kabupaten, itu sangat berat, apalagi di tengah kebijakan efisiensi anggaran," ujar Wabup Syamsul dihadapan Kepala Teknik Tambang (KTT) PT.SCM, Didik Fotunadi saat menghadiri prosesi adat budaya Tolaki, Mosehe Wonua atau penyucian negeri di Desa Lalomerui, baru-baru ini.

Menurut mantan Anggota DPRD Provinsi Sultra itu, dalam berinvestasi membutuhkan proses yang tidak instan. Bukan dalam jangka waktu tiga atau lima tahun. "Biasanya perusahaan berinvestasi puluhan tahun. Proses perizinannya panjang dan ketat, ada kewajiban reklamasi dan pemulihan lingkungan. Semua diatur oleh negara,” jelasnya.

Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim (4 dari kanan), KTT PT.SCM, Didik Fotunadi (4 dari kiri) bersama tokoh adat dan tokoh masyarakat usai prosesi adat budaya Tolaki, Mosehe Wonua atau penyucian negeri di Desa Lalomerui, baru-baru ini.

Dalam hal keuntungan perusahaan tidak langsung masuk ke daerah Konawe. Ada mekanisme negara, disetor ke pusat, lalu dibagi kembali ke provinsi dan kabupaten. "Kalau semua hasil langsung dinikmati di Konawe, tentu kita sudah lama sejahtera, tapi begitulah sistem bernegara yang harus kita pahami bersama," tutur Wabup Syamsul.

Wabup Syamsul kembali mengingatkan dampak positif atas hadirnya investasi di daerah. Misalnya, saat ini lapangan pekerjaan terbuka luas bagi masyarakat sekitar. "Bahkan tenaga kerja lokal masih kurang. Ini fakta yang harus kita lihat secara jujur,” ungkapnya.

Selain lapangan pekerjaan, Wabup Syamsul juga mengungkapkan saat ini masyarakat dapat menikmati infrastuktur jalan yang dibangun perusahaan PT.SCM. "Akses jalan ini bukan hanya untuk perusahaan, tapi juga untuk masyarakat dan mendukung mobilitas ekonomi dan aktivitas sehari-hari," imbuh Wabup Syamsul.

Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim (2 dari kanan), KTT PT.SCM, Didik Fotunadi (3 dari kanan) bersama tokoh adat dan tokoh masyarakat usai prosesi adat budaya Tolaki, Mosehe Wonua atau penyucian negeri di Desa Lalomerui, baru-baru ini.

Ia juga mengingatkan pihak PT.SCM agar tidak banyak berjanji namun langsung bergerak untuk kesejahteraan masyarakat melalui skema kewajiban CSR dan program sosial perusahaan, seperti beasiswa, rumah ibadah, dan perbaikan jalan.

"CSR itu ada aturannya. Ada rumusnya, dan wajib dilaksanakan. Namun kita juga menyadari, bahwa perusahaan baru masuk tidak bisa disamakan dengan yang sudah belasan tahun beroperasi. Semua ada proses dan tahapannya,” tegas Wabup Syamsul.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan