Tiga Desa Masuk Final, Lomba Desa Kabupaten Karangasem 2026 Masuki Tahap Klarifikasi Lapangan

9 hours ago 5

Bali Tribune / LOMBA - Pelaksanaan penilaian Lomba Desa Tingkat Kabupaten Karangasem Tahun 2026

balitribune.co.id | Amlapura - Pelaksanaan penilaian Lomba Desa Tingkat Kabupaten Karangasem Tahun 2026 resmi memasuki tahap klarifikasi lapangan. Kegiatan ini merupakan amanat dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa yang difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karangasem sebagai upaya pembinaan dan evaluasi perkembangan desa secara berkelanjutan.

Pada tahun ini, terdapat tiga desa dari tiga kecamatan yang berhasil masuk dalam kategori tiga besar dan berhak mengikuti penilaian tingkat kabupaten. Ketiga desa tersebut yakni Desa Culik, Desa Tri Eka Buana, dan Desa Ngis. Tahapan klarifikasi lapangan dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 13 hingga 15 April 2026.

Hari pertama pelaksanaan, Senin (13/4/2026), tim penilai melakukan kunjungan ke Desa Culik, Kecamatan Abang. Kegiatan diawali dengan pemaparan Perbekel terkait potensi, inovasi, serta capaian pembangunan desa, dilanjutkan dengan klarifikasi lapangan oleh Tim Evaluasi Perkembangan Desa.

Dalam sambutannya Ketua Tim Evaluasi yang disampaikan oleh Sekretaris DPMD Karangasem  I Made  Widia yang mewakil Plt. Kepala Dinas PMD Karangasem menegaskan bahwa pelaksanaan lomba desa ini merupakan bagian dari implementasi ketentuan Permendagri Nomor 81 Tahun 2015. Selain sebagai ajang penilaian, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi dan pembinaan bagi pemerintah desa.

Lebih lanjut disampaikan bahwa tujuan utama evaluasi perkembangan desa melalui lomba desa adalah untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa, baik pada bidang pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, maupun pemberdayaan masyarakat. “Kegiatan ini juga mendorong peran aktif serta sinergitas antara pemerintah desa, BPD, lembaga kemasyarakatan desa, kader, tokoh masyarakat, serta seluruh unsur masyarakat dalam pembangunan desa,” ujarnya.

Selain melakukan penilaian, Tim Evaluasi juga menggali berbagai informasi terkait potensi unggulan yang dimiliki desa, sekaligus mengidentifikasi berbagai kekurangan yang masih perlu ditingkatkan. Hasil evaluasi ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam upaya pembinaan dan pengembangan desa ke depan, guna mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan