Sidak Pasar Jelang Hari Raya, Harga Stabil dan Ketersediaan Bahan Pokok Terkendali

4 hours ago 4

pantau harga

Bali Tribune / SIDAK - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan menggelar inspeksi mendadak (sidak) pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Kediri, Senin (10/3/2026)

balitribune.co.id | Tabanan - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan menggelar inspeksi mendadak (sidak) pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Kediri, Senin (10/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga bahan pokok selama bulan Ramadan sekaligus menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.

Dari hasil pemantauan di lapangan, sejumlah komoditas tercatat mengalami fluktuasi harga. Salah satunya cabai rawit merah yang saat ini mengalami penurunan harga menjadi sekitar Rp85.000 per kilogram. Harga tersebut turun dibandingkan pekan sebelumnya yang sempat mencapai puncak hingga Rp110.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam boiler masih terpantau stabil namun berada pada kisaran harga tinggi, yakni Rp44.000 hingga Rp45.000 per kilogram.

Selain komoditas cabai dan ayam, beberapa hasil pertanian juga tercatat mengalami kenaikan harga. Hal ini dipengaruhi oleh faktor cuaca yang berdampak pada produksi pertanian sehingga memengaruhi ketersediaan hasil panen di pasar.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Tabanan memastikan ketersediaan stok bahan pokok masih dalam kondisi aman dan terkendali. Berdasarkan hasil pemantauan, pasokan beras, daging ayam, minyak goreng, cabai, serta bawang merah dan bawang putih masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang dua hari besar keagamaan tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila menjelaskan bahwa tingginya harga ayam dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat. 

Selain karena momentum bulan suci Ramadan, permintaan juga terdorong oleh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang turut meningkatkan kebutuhan daging ayam di pasaran. Menurutnya, kondisi ini menyebabkan permintaan ayam di tingkat pasar tetap tinggi sehingga harga relatif stabil di kisaran tersebut.

“Permintaan daging ayam memang meningkat, selain karena Ramadan juga karena program MBG yang membutuhkan pasokan bahan pangan bergizi. Namun secara umum harga masih relatif stabil dan pasokan tetap tersedia,” ujarnya Selasa, (10/3).

Pemerintah daerah bersama Forkopimda akan terus melakukan pemantauan harga di pasar guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga bagi masyarakat. 

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan