Safari Ramadan 1447 H Siap Digelar! Baznas Konawe Selatan Pastikan Dakwah hingga Bantuan Umat Tepat Sasaran

3 days ago 8
Ketua Baznas Konawe Selatan H. Amiruddin (kiri) matangkan persiapan pelaksanaan program Safari Ramadan di sejumlah kecamatan di Konawe Selatan.

Kendaripos.co.id -- Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional Konawe Selatan (Baznas Konsel) memperkuat koordinasi lintas lembaga guna memastikan pelaksanaan program Safari Ramadan berjalan tertib, merata, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Safari Ramadan dirancang sebagai agenda dakwah terstruktur yang akan dilaksanakan dengan jadwal seragam di sejumlah kecamatan di Konawe Selatan. Program ini mencakup kegiatan dakwah, penyaluran bantuan keumatan, hingga kebersamaan melalui buka puasa dan sahur bersama.

Ketua Pelaksana Baznas Konsel, H Amiruddin mengatakan koordinasi menjadi kunci utama agar pelaksanaan Safari Ramadan tidak berjalan parsial dan tumpang tindih dengan agenda keagamaan lainnya.

“Kami ingin pelaksanaan Safari Ramadan terorganisasi dengan baik. Karena itu, sejak awal kami membangun komunikasi dengan pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta pengurus masjid dan ormas Islam,” kata Amiruddin, kemarin.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar pelaksanaan Safari Ramadan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan berjalan seragam di tiap kecamatan. Selain itu, koordinasi juga penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah.

“Dana yang dihimpun dari para donatur harus dikelola secara amanah dan tepat sasaran. Kegiatan ini bagian dari penguatan tata kelola dakwah dan pelayanan umat,” ujarnya.

Dalam persiapan awal, Baznas Konsel telah melakukan pemetaan wilayah pelaksanaan Safari Ramadan, dimulai dari Kecamatan Andoolo. Pemetaan ini mencakup kesiapan masjid, ketersediaan imam dan penceramah, serta kondisi fasilitas pendukung ibadah.

Amiruddin menegaskan, masjid akan menjadi pusat utama kegiatan Safari Ramadan. Karena itu, kesiapan sarana seperti sistem pengeras suara, karpet, dan fasilitas wudu menjadi perhatian serius.

“Masjid harus menjadi ruang yang nyaman bagi jamaah. Kenyamanan beribadah akan mendukung kualitas kegiatan Ramadan,” katanya.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan