Rumah Warga di Kediri Tabanan Kebakaran, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta

3 hours ago 2

kebakaran

Bali Tribune / KEBAKARAN - Suasana kebakaran yang terjadi pada rumah salah seorang warga di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, ludes terbakar pada Rabu (16/9/2026) malam.

balitribune.co.id | Tabanan – Sebuah rumah milik seorang warga di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, ludes terbakar pada Rabu (16/9/2026) malam.

Musibah kebakaran tempat tinggal tersebut mengakibatkan pemilik rumah menelan kerugian materiil yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Bangunan rumah yang dilalap api tersebut merupakan milik Marsum (45), seorang warga setempat yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang. Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 Wita sewaktu titik api secara mendadak muncul dari kawasan kamar bagian depan.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, mengonfirmasi insiden kebakaran yang menghanguskan seluruh area rumah milik pedagang di wilayah Kediri tersebut. "(Kejadiannya) sekitar pukul 21.00 Wita saksi melihat api di rumah korban pada kamar depan sebelah kiri,” ujar Wiwik, Kamis (17/9/2026).

Kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke area ruangan lain di dalam rumah. Melihat kejadian tersebut, saksi di lokasi segera meminta pertolongan warga sekitar dan menghubungi dinas pemadam kebakaran. “Saksi kemudian menghubungi warga sekitar dan pemadamkan kebakaran,” katanya.

Armada pemadam kebakaran Kabupaten Tabanan bersama masyarakat setempat langsung bahu-membahu melokalisasi kobaran api. Setelah penanganan berlangsung selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan secara total. “Diperkirakan penyebab api berasal dari konsleting listrik,” bebernya.

Meskipun api menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Kendati demikian, pemilik rumah mengalami kerugian materi yang nilainya diperkirakan mencapai Rp 250 juta. “Nihil korban jiwa, namun kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan Rp 250 juta,” ungkap Wiwik.

Saat ini, kepolisian masih belum dapat meminta keterangan lebih terperinci dari pemilik rumah lantaran kondisi korban yang masih mengalami trauma akibat musibah kebakaran yang menimpa tempat tinggalnya. “Korban masih syok sehingga belum bisa dimintai keterangan terkait peristiwa kebakaran ini,” pungkas Wiwik. 

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan