Penataan Sasana Budaya Akhirnya Dilanjutkan, Sedot Anggaran Rp15 Miliar

8 hours ago 11

Penataan Sasana Budaya

Bali Tribune / PENATAAN - Suasana pengerjaan penataan Sasana Budaya Giri Kusuma Bangli.

balitribune.co.id | Bangli - Sempat menjadi pertanyaan masyarakat luas terkait kelanjutan penataan Sasana Budaya Giri Kusuma yang beralamat di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga Bangli akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Bangli  pada tahun 2026 kembali  mengalokasikan anggran senilai Rp15 Miliar untuk kelanjutan pembangunan tempat pementasan seni  budaya tersebut.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Perkim Bangli, I Komang Ariana mengatakan untuk pembangunan Sasana Budaya Giri Kusuma dilakukan secara bertahap. Pembangunan dimulai sejak tahun 2023.

Lanjut Komang Ariana untuk tahun ini kegiatan berupa pembangunan  gedung  indoor landscape dan beberapa item lainnya.   Gedung ini multifungsi yakni selain untuk mendukung aktivitas kegiatan sasana budaya juga untuk perkantoran. ”Jika nantinya difungsikan untuk perkantoran tentu kawasan Sasana Budaya  akan lebih terawat, rencana dijadikan kantor Disparbud,” ujar Komang Ariana, Rabu (16/9/2026).

Keberadaan gedung ini bisa juga dimanfaatkan sebagai tempat pelaksanaan even-even  seperti pameran, pertemuan tertutup dan berbagi perlombaan.

Beber Komang Ariana untuk pembangunan gedung ini digarap oleh CV Bangun Pertiwi dengan nilai kontrak Rp14.946.150.000 dengan waktu pengerjaan selama 120 hari kalender. “Pembangunan menggunakan sumber dana dari BKK Provinsi, dan kegiatan sudah berjalan sejak bulan Agustus kemarin,” sebut Komang Ariana.

Menurut Komang Ariana penataan Sasana Budaya Giri Kusuma oleh pemerintah daerah dilakukan  secara bertahap yakni mulai tahun 2023 yakni  kegiatan berupa penyewaan lahan untuk perluasan areal, pembuatan gapura, tembok penyengker dan struktur panggung terbuka.

Pada tahun 2024 pemerintah daerah kembali mengalokasikan anggaran  untuk kegiatan  berupa finishing panggung terbuka dan tribun serta kora kayon. “Karena terbentur anggran tahun 2025 kegiatan penataan harus jeda dulu,” ungkap Komang Ariana. 

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan