KENDARIPOS.CO.ID -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menggenjot semua potensi unggulan sumber daya yang dimilikinya, salah satu potensi unggulan termasuk di sektor perkebunan. Tahun 2026 ini, sebanyak 15 daerah di jazirah Tenggara Sulawesi ini ditetapkan mmenjadj sentra produksi komoditas perkebunan.
Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya, mengatakan, untuk ditahun 2026 ini berdasarkan data yang sudah terverifikasi oleh Kementerian Pertanian dan berdasarkan arahan Gubernur Sultra terdapat kurang lebih 15 kabupaten yang akan mendapatkan bantuan untuk tanaman perkebunan baik itu benih maupun pupuknya.
Jenis komoditas bantuan yang disalurkan ke setiap berbeda-beda. Sebab bantuan didasari pontensi yamg dimiliki daerah tersebut.
"Alhamdulillah ditahun ini, terdapat penyaluran bantuan benih tanaman perkebunan. Dimana bantuan benih tersebut mulai dari tanaman kelapa, kakao, pala, mente, lada dan beberapa jenis komoditas lain," ujar La Ode Muhammad Rusdin Jaya, Kamis (19/2/2026)
Mantan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra ini mengungkapkan, total bantuan benih tanaman perkebunan yang akan disalurkan yakni sebesar Rp 185.137 milliar. Dimana bantuan terbesar itu dialokasikan untuk Kabupaten Kolaka Utara dan Konawe Selatan.
"Untuk di Kaloka Utara bantua bibit tanaman perkebunan yakni kakao, kelapa dan pala. Sedangkan untuk Konawe Selatan yakni lada, pala dan mete. Sementara untuk wilayah kepulauan didominasi kelapa dan mete," ungkapnya.


















































