Bali Tribune / FGD - Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Badung di Ruang Rapat BRIDA, Kamis (30/7/2026).
balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai merancang pembangunan Tempat Penitipan Anak (TPA) di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung. Rencana tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Badung di Ruang Rapat BRIDA, Kamis (30/7/2026).
FGD menghadirkan Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai narasumber bersama sejumlah pakar pendidikan anak usia dini, pengelola daycare, serta kepala PAUD. Kegiatan juga diikuti pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung.
Rencana pembangunan TPA di lingkungan Puspem Badung ini disiapkan sebagai upaya menyediakan fasilitas penitipan anak yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak, khususnya bagi aparatur maupun masyarakat yang membutuhkan layanan pengasuhan berkualitas.
Dalam pemaparannya, Rasniathi Adi Arnawa menegaskan TPA tidak hanya berfungsi sebagai tempat penitipan anak, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter melalui pengasuhan profesional yang berpadu dengan nilai-nilai kearifan lokal Bali.
Menurutnya, keberadaan TPA yang memenuhi standar pengasuhan, keamanan, serta didukung tenaga pendidik yang kompeten akan memberikan rasa aman bagi orang tua sekaligus membantu mencetak generasi Badung yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya.
Selain aspek pengasuhan, FGD juga membahas sinkronisasi standar bangunan, sistem keamanan, kurikulum kegiatan, hingga kualifikasi tenaga pengasuh sebagai bagian dari perencanaan pembangunan TPA di Puspem Badung.
Melalui pembahasan tersebut, Pemkab Badung berharap pembangunan TPA dapat menjadi fasilitas pendukung pelayanan publik sekaligus memperkuat komitmen dalam menyiapkan generasi emas melalui layanan pengasuhan dan pendidikan anak usia dini yang berkualitas.















































