MUI dan Muhammadiyah Dukung Keputusan Presiden Prabowo Gabung Board of Peace Bentukan Donald Trump. Ini Alasannya

4 days ago 11

KENDARIPOS.CO.ID-Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Muhammadiyah menyatakan dukungan terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto, membawa Indonesia bergabung dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian besutan Presiden AS Donald Trump.

Sikap tersebut disampaikan langsung kedua pimpinan lembaga tersebut, usai menghadiri pertemuan Presiden Prabowo dengan sejumlah tokoh Islam di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Ketua Umum MUI, Anwar Iskandar mengungkap alasan dukungan tersebut. Menurutnya, dukungan MUI didasarkan pada prinsip kemaslahatan.

"Selama keterlibatan Indonesia dalam BoP membawa manfaat bagi kepentingan rakyat Palestina, MUI menilai langkah Presiden layak didukung," ujar Anwar Iskandar.

Menurutnya, MUI berjuang untuk kemaslahatan umat, untuk kemaslahatan bangsa, dan kemaslahatan kemanusiaan.

"Sudah disampaikan, ada komitmen untuk kemaslahatan itu. Bagi kami, sepanjang komitmen untuk kemaslahatan, maka perlu didukung," jelasnya.

Presiden Prabowo, lanjutnya, menyampaikan komitmen kuat untuk menjadikan BoP sebagai sarana perjuangan konkret bagi Palestina.

“Komitmen Presiden, ingin benar-benar berjuang di dalam Dewan Perdamaian untuk kemerdekaan Palestina. Secara utuh dan berdaulat secara penuh,” terangnya.

Selain itu, Presiden disebut membuka peluang untuk menarik diri dari BoP jika ditemukan kebijakan yang tidak menguntungkan Palestina.  

“Kan ada janji kalau memang tidak bermaslahat akan keluar. Nah itu dia,” tegasnya.

Dukungan Muhammadiyah

Dukungan serupa juga datang dari Muhammadiyah. Salah satu organisasi terbesar di Indonesia ini, mendukung langkah Pemerintah Indonesia bergabung dalam Board of Peace (BoP), setelah mendapat penjelasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. 

Sikap tersebut disampaikan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, usai menghadiri pertemuan Presiden dengan sejumlah tokoh Islam di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

"Penjelasan Presiden yang menyeluruh, membuat seluruh organisasi kemasyarakatan Islam memiliki pemahaman sama, mengenai posisi dan komitmen Indonesia dalam isu global. Khususnya terkait Palestina dan peran BoP," jelasnya.

Mu'ti menambahkan, sikap resmi PP Muhammadiyah, berada pada posisi yang sama dengan ormas Islam lainnya. 

“Muhammadiyah memahami tujuan pemerintah dan akan mendukung penuh terhadap langkah-langkah yang diambil terkait BoP," ungkapnya. (rm/jpc)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan