Diduga Dipicu Setoran Truk, Bos di Karangasem Tega Bakar Sopirnya Hidup-hidup

14 hours ago 16

Bali Tribune / Tim Medis UGD RSUD Karangasem melakukan penanganan terhadap Korban I Gede Selamet yang dibakar hidup-hidup oleh bosnya sendiri dengan luka bakar 70 persen

balitribune.co.id | Amlapura - Nasib naas menimpa I Gede Selamet, seorang sopir truk asal Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem. Korban mengalami luka bakar serius hingga 70 persen setelah diduga dibakar hidup-hidup oleh majikannya sendiri, I Putu C, warga asal Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 12.00 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bali Tribune, aksi penganiayaan berat tersebut dipicu kekesalan pelaku terkait uang setoran truk yang belum diserahkan oleh korban. Korban diketahui sudah beberapa hari tidak bekerja karena terbaring sakit di rumahnya, sehingga belum sempat menyerahkan uang setoran kepada pelaku.

Pelaku mendatangi rumah korban dan langsung masuk ke dalam kamarnya tanpa diketahui pihak keluarga. Diduga, pelaku menyiramkan bensin ke tubuh korban yang sedang tertidur dan langsung menyulut api hingga membakar tubuh korban serta area kamar tempat tidur.

"Kami tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadiannya. Kemungkinan sebelumnya ada cekcok, atau pelaku menyiramkan bensin saat korban sedang tidur lalu menyalakan api," ujar I Kadek Kertiasa, salah satu kerabat korban, saat ditemui di UGD RSUD Karangasem.

Melihat kobaran api yang mulai membesar dan mengancam bangunan rumah, warga sekitar langsung bergotong-royong memadamkan api serta menyelamatkan korban. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Selat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Karangasem untuk penanganan medis darurat. Akibat keparahan luka bakar yang diderita, tim medis selanjutnya merujuk korban ke RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar.

Aparat Polsek Selat yang menerima laporan kejadian bergerak cepat mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengamankan sejumlah barang bukti. Pelaku I Putu C berhasil diringkus tanpa perlawanan tak lama setelah kejadian.

Kapolsek Selat, AKP Ida Bagus Astawa, membenarkan penangkapan tersebut. "Pelaku sudah kami amankan di Polsek Selat, sementara korban dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah. Motifnya karena pelaku marah uang setoran belum dibayarkan oleh korban," tegasnya.

Saat ini pelaku telah ditahan di Polsek Selat untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan