Sebagian Besar Wisatawan Amerika ke Indonesia Memilih Bali sebagai Destinasi Utama

20 hours ago 5

Bali Tribune/MENDARAT - Wisatawan asing yang datang ke Indonesia mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

balitribune.co.id I Denpasar - Sekitar 270 ribu warga Amerika tercatat berkunjung ke Bali tahun lalu, dan 80 persen wisatawan Amerika yang datang ke Indonesia memilih Bali sebagai destinasi utama. Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Peter Mark Haymond di Denpasar, Selasa (24/2/2026) mengaku merekrut personel tambahan guna membantu pelayanan, termasuk penanganan kasus darurat seperti kecelakaan yang melibatkan warganya saat berwisata di Bali. 

Pihaknya mengatakan, mayoritas warga Amerika yang berkunjung ke Bali merupakan wisatawan yang patuh hukum dan berkualitas. Namun demikian, ia mengakui adanya tantangan global berupa kejahatan penipuan (scam) yang kini marak terjadi di berbagai negara Asia Tenggara. 

Ia mencontohkan sejumlah negara seperti Thailand, Laos, Myanmar, dan Kamboja yang menjadi pusat penipuan lintas negara, dengan dampak kerugian besar, termasuk bagi warga Amerika yang pada tahun lalu mengalami kerugian hingga USD 10 miliar akibat scam. 

Menurutnya, Indonesia juga menghadapi ancaman serupa, termasuk kasus pusat penipuan yang menyasar negara berbahasa Indonesia. Karena itu, Pemerintah Amerika Serikat terus memperkuat kerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia untuk memberantas kejahatan tersebut, terutama di kawasan destinasi wisata.

Sementara itu, Gubernur Bali, Wayan Koster saat menerima kunjungan resmi Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Peter Mark Haymond, menilai peningkatan kunjungan wisatawan Amerika ke Bali setiap tahun, yang pada 2025 menempati peringkat ketujuh terbanyak, tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga mencerminkan semakin eratnya hubungan Indonesia dan Amerika Serikat. 

“Sebagai Gubernur, saya berkepentingan menjaga hubungan baik ini demi kepentingan rakyat Bali,” ujarnya.

Orang nomor satu di Bali ini memaparkan, meski Bali merupakan pulau kecil namun dianugerahi kebudayaan unik yang tumbuh kuat di 1.500 desa adat. Tradisi, kearifan lokal, dan ritual keagamaan yang hidup di tengah masyarakat menjadi daya tarik utama yang menjadikan Bali sebagai destinasi wisata dunia. Pada tahun 2025, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,1 juta orang tertinggi sepanjang sejarah pariwisata Bali.

Ia menegaskan, sektor pariwisata menopang sekitar 66 persen perekonomian Bali. Saat pandemi Covid-19, ketika pariwisata terpuruk, ekonomi Bali terkontraksi hingga minus 9,3 %. 

Namun kini Bali telah bangkit dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,82% tertinggi dalam tujuh tahun terakhir dan berada di peringkat kelima nasional. Pendapatan per kapita Bali tercatat sebesar Rp 72,66 juta, dengan tingkat kemiskinan 1,45%, termasuk yang terendah di Indonesia.

Koster mengakui, sebagai destinasi dunia juga menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari persoalan sampah, kemacetan, keamanan, wisatawan asing bermasalah, hingga kasus narkotika, prostitusi, alih fungsi, dan kepemilikan lahan. Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali sementara menjalankan arah pembangunan Bali 100 tahun kedepan dengan menempatkan kebudayaan sebagai fondasi utama, termasuk melalui penguatan desa adat. 

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan