Bali Tribune / BARONG - Pementasan tari barong landing di Desa Wisata Penglipuran Bangli
baliotribune.co.id | Bangli - Serangkaian libur panjang Perayaan Hari Raya Imlek, pengelola Desa Wisata Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli, Minggu (15/2) mementaskan tarian Barong Landung. Tarian ini merupakan simbol akulturasi tradisi dan budaya Bali-Cina yang sudah terjalin sejak lama.
Manajer Desa Wisata Penglipuran I Wayan Sumiarsa mengatakan serangkaian menyambut Hari Raya Imlek pihaknya telah membuat agenda khusus untuk menyambut wisatawan. Di antaranya menggelar pementasan barong Landung.
"Kenapa tarian Barong Landung kita pilih? Sebab, barong Landung dipercaya sebagai wujud akulturasi budaya Cina di Bali. Makanya pementasan tarian ini disuguhkan untuk wisatawan yang berlibur serangkaian Imlek," ujar Sumiarsa.
Kata Sumiarsa dalam libur panjang hari Raya Imlek, pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 3.000 orang. Sementara kemarin kunjungan telah melampaui target yakni mencapai 4.500 orang per hari.
"Untuk puncak kunjungan kita perkirakan hari Minggu ini," ungkapnya.
Dalam pementasan tarian Barong Landung pihaknya berkolaborasi dengan sekaan teruna teruni di Penglipuran.
"Roh desa Wisata Penglipuran memang ada pada kelestarian seni dan budaya dan lingkungan hidup," bebernya.
Sementara salah seorang wisatawan Haji Ipno sangat kagum dengan Desa Wisata Penglipuran. Selain keramahan warganya, dia juga mengagumi tentang tata ruang lingkungan.
"Tata ruangnya sangat bagus, penataan taman di rumah warga juga sangat indah," sebut wisatawan asal Nganjuk-Jawa Timur ini.
Dia juga sangat terkesima dengan pementasan tarian Barong Landung oleh yowana Penglipuran. "Budaya memang harus dilestarikan, jangan sampai punah di sini," harapnya.


















































