Ribuan Nelayan Buton Jadi Sasaran Program Rare, Ini yang Dibahas di Takawa

5 days ago 13

Kendaripos.co.id - Pemkab Buton bersama Rare Indonesia masih terus melanjutkan kerjasama yang sudah terjalin lama. Rare saat ini menjalankan program Pengelolaan Akses Area Perikanan (PAAP) bagi 4.791 yang tersebar di 62 Desa pesisir di 7 kecamatan se-Kabupaten Buton. Untuk membahas perkembangan program peningkatkan sumber daya manusia (SDM) masyarakat nelayan itu, Perwakilan Rare Indonesia berkunjung ke Takawa untuk melakukan audiensi dengan Pemkab Buton.

Sekda Kabupaten Buton La Ode Syamsudin (tengah) saat menerima Rare Indonesia di ruang kerjanya.

Rare Indonesia diterima langsung Sekda Buton, La Ode Syamsudin, SPd, MSi mewakili Bupati Buton, didampingi Kepala Dinas Perikanan, Rasmin Rahman, SPi, MMA, Kepala Bappeda, Drs. Awaluddin, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Drs. Murtaba Muru, MA. Sementara dipihak Rare Indonesia ada Wa Ode Anna Dianna Sastri Chaidir, Senior Manager Policy and Partnership Rare Indonesia, La Ode Ridwan, Konsultan Penasehat Kebijakan Rare Indonesia, dan Megawati Konsultan Kemitraan Desa Rare Indonesia.

Menurut data Rare Indonesia, Rare telah bekerja di 7 kawasan yakni Kawasan Kapontori terdiri 8 desa, Siotapina Lasel - 7 desa, Wabula - 4 desa, Ngapa Toowa - 7 desa, Kolowa Pasarwajo - 12 desa, Sangia Waode - 10 desa dan Lasalimu - 14 Desa. 1 kawasan tersebut yakni Lasalimu dimulai di tahun 2025 sebagai proyek percontohan untuk pendanaan Impact Bond IBF.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan