Pastikan MBG Sesuai Standar, Kepala KPPG Sultra Turun Langsung Cek Dapur di Buton

1 week ago 15
Kepala KPPG Sulawesi Tenggara Mulyadi melakukan peninjauan di Dapur SPPG Banabungi 02, didampingi Korwil Buton Muh. Julyawan Abadi (ujung kanan), perwakilan Yayasan Banabungi 02 Akbar (baju merah), serta Kepala SPPG Risno Septiadi (kiri).

Kendaripos.co.id- Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Sulawesi Tenggara, Mulyadi meninjau kondisi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Buton. Itu dilakukan dalam rangka memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar yang berlaku. Senin (26/1/2026), Kepala KPPG Sultra Mulyadi dan jajarannya menyambangi Dapur SPPG Banabungi 02.

Di sana, Mulyadi memantau langsung seluruh proses layanan MBG, mulai dari penyediaan bahan, pengolahan hingga penyajian makanan. Kata dia, wilayah kerja KPPG terbilang luas, mencakup 26 kabupaten/kota, terdiri dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara dan 9 kabupaten di Sulawesi Selatan. Sehingga perlu melakukan pemantauan intens untuk memastikan tidak yang tak sesuai standar.

“Peran KPPG adalah mengoordinasikan pelaksanaan program MBG dari level kabupaten, kota, hingga provinsi. Kami bekerja bersama koordinator regional, KORWIL di kabupaten, serta KSPPG di tingkat pelaksana,” jelasnya.

Lanjut dia, kunjungannya di Buton merupakan kegiatan rutin dan wajib bagi KPPG. Pantauannya, Dapur SPPG Banabungi 02 itu telah benar-benar memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Khusus dapur-dapur di Kabupaten Buton, saya berpesan agar standar layanan terus dijaga dan ditingkatkan. Berikan layanan terbaik kepada para penerima manfaat. Sesuai pesan Ibu Wakil Kepala BGN, tahun 2026 ditetapkan sebagai tahun zero accident. Artinya, tidak boleh ada satu pun kejadian serius. Pencegahan menjadi kunci,” tegasnya.

Mulyadi juga mendorong adanya inovasi di tingkat SPPG, mulai dari pengelolaan sampah, pemanfaatan kelompok tani, hingga kolaborasi dengan potensi lokal lain yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Banabungi 02, Akbar, menyampaikan rasa bangganya karena menerima kunjungan lamgsung dari Kepala KPPG Sulawesi Tenggara. Menurutnya, kehadiran KPPG menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi bagi pengelola dapur MBG.

“Kami sangat senang dan bangga dikunjungi langsung. Tadi kami sampaikan ke pa KPPG bahwa memang Program MBG ini bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga mampu menyerap 47 tenaga kerja lokal,” ungkap Akbar.

Soal inovasi, Akbar mengaku saat ini sudah mencoba sejumlah terobosan. Dapur SPPG Banabungi 02 telah menjalin kolaborasi yang baik dengan petani lokal, pelaku UMKM, serta nelayan guna memenuhi seluruh kebutuhan bahan pangan dapur.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan