Jelang Nyepi, Seluruh Krama Adat Peliatan Terima Sembako

22 hours ago 6

Bali Tribune/SEMBAKO – Kegiatan pembagian sembako berupa beras dan minyak goreng untuk krama Peliatan.

balitribune.co.id I Gianyar -  Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Peliatan kembali menyalurkan program sosial kepada seluruh krama menjelang hari raya.  Digelar serantak Minggu (8/3/2026), sembako berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng  dibagikan pada masing -masing  banjar dengan jumlah keseluruhan mencapai 2.050 krama (kepala keluarga) yang tersebar di 12 banjar adat.

Total beras yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai sekitar 20 ton. Program ini merupakan bagian dari kegiatan sosial rutin LPD Peliatan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat desa adat. 

Ketua Badan Pengawas LPD Peliatan yang juga Bendesa Adat Peliatan, Cokorda Putra Wisnu Wardana, mengatakan bahwa program pembagian sembako ini merupakan hasil koordinasi antara pengurus LPD dan badan pengawas sebagai upaya merealisasikan visi LPD, yakni “Ngulati kerahajangan semeton sami” yang berarti menghadirkan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi seluruh krama desa.

Menurutnya, bantuan sembako tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang hari-hari suci keagamaan ketika kebutuhan biaya upacara biasanya meningkat. “Program ini kami harapkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh krama desa, terutama saat masyarakat harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk keperluan upacara adat dan keagamaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program sosial tersebut bersumber dari penyisihan laba LPD serta dana promosi lembaga. Dana promosi, kata dia, tidak hanya digunakan untuk kegiatan pemasaran usaha, tetapi juga dapat dialokasikan untuk kegiatan sosial yang langsung menyentuh masyarakat. 12 banjar yang menerima bantuan sembako tersebut yakni Banjar Teges Kawan, Yangloni, Banjar Kalah, Banjar Tengah Kangin, Banjar Tengah Kauh, Banjar Teruna, Banjar Pande, Banjar Ambengan, Banjar Tebesaya, Banjar Padang Tegal Tengah, Banjar Taman Klod, dan Banjar Taman Sari.

Saat ini, aset LPD Desa Adat Peliatan tercatat hampir mencapai Rp500 miliar. Sebagian besar keuntungan lembaga tersebut kembali kepada masyarakat melalui berbagai program sosial dan penguatan desa adat. Selain program pembagian sembako, dana dari laba LPD juga dialokasikan untuk mendukung pembangunan desa adat yang berkaitan dengan konsep Tri Hita Karana, meliputi parahyangan, pawongan, dan palemahan. Total dana yang digelontorkan untuk penguatan desa adat tersebut mencapai sekitar Rp3,2 miliar.

Cokorda Putra Wisnu Wardana berharap masyarakat Desa Adat Peliatan terus menjadikan LPD sebagai lembaga keuangan utama, baik untuk mendukung usaha masyarakat maupun membiayai pendidikan anak-anak. “Dengan dukungan masyarakat, LPD akan terus berkembang dan laba yang diperoleh dapat kembali lagi untuk kepentingan krama desa,” tandasnya. 

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan