KENDARIPOS.CO.ID -- Koperasi Lanud Haluoleo akhirnya buka suara menjawab keluhan sejumlah sopir. Seperti diketahui, para sopir mengeluhkan adanya pungutan berupa biaya pendaftaran sebesar Rp 2 juta plus iuran bulanan Rp 500 ribu. Mereka menilai biaya pendaftaran dan iuran ini sangat memberatkan.
Ketua Koperasi Zainal menegaskan informasi mengenai pungutan biaya pendaftaran tidak benar. Menurutnya, seluruh ketentuan terkait iuran telah diketahui dan disepakati para sopir sebelum resmi bergabung sebagai anggota.
"Informasi itu tidak tepat. Iuran sudah disosialisasikan sejak awal dan menjadi aturan internal koperasi,” ujar Zainal, Senin (16/2/2026).
Jika terdapat pihak yang merasa keberatan terhadap besaran iuran, seharusnya menyampaikan hal tersebut sebelum mendaftar sebagai anggota.
“Jika memang ada yang tidak sepakat, sebaiknya disampaikan sejak awal. Keputusan untuk bergabung atau tidak ada di masing-masing calon anggota. Kurang tepat jika protes muncul setelah resmi menjadi bagian dari koperasi,” katanya.
Zainal menegaskan proses pendaftaran menjadi anggota koperasi tidak dipungut biaya. Adapun iuran bulanan yang berlaku merupakan hasil kesepakatan bersama dan digunakan untuk mendukung operasional serta program peningkatan kesejahteraan anggota.
"Bergabung itu gratis. Iuran yang ada dimanfaatkan untuk kebutuhan koperasi dan menunjang kesejahteraan bersama. Koperasi tentu memerlukan pemasukan agar dapat menjalankan program yang bermanfaat bagi seluruh anggota,” tegasnya.
Pihak koperasi berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara internal melalui komunikasi yang terbuka antara pengurus dan anggota, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari. (abd)


















































