Bali Tribune / BANTUAN - Pemda Manggarai Timur Menerima bantuan dari PLTU Celukan Bawang dan BPBD Buleleng untuk korban gempa Flores, NTT. (IST)
balitribune.co.id I Singaraja - Empati terhadap korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalir. PT General Energy Bali (GEB) selaku pemilik PLTU Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng, turut menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak gempa.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Bantuan dari keluarga besar PLTU Celukan Bawang selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui BPBD Manggarai Timur.
Vice Manager ADM & GA PLTU Celukan Bawang, Indriati Tanu Tanto, mengatakan bantuan tersebut telah diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur Winsensius Tala, S.Pd., M.Pd., bersama Kepala Pelaksana BPBD Manggarai Timur Agustinus Susanto, ST., MPSDA.
“Kami salurkan bantuan untuk gempa bumi Flores,NTT dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui BPBD Buleleng dan diserahkan kepada BPBD Setempat,” ujar Indriati, Selasa (8/9/2026).
Meski penyaluran bantuan dilakukan beberapa waktu setelah gempa terjadi, kepedulian keluarga besar PLTU Celukan Bawang terhadap para korban tetap menjadi perhatian. Indri mengatakan, bantuan tersebut akhirnya dapat dikirim setelah melalui berbagai upaya.
“Bantuan sudah diterima dengan penuh rasa syukur, setidaknya upaya ini dapat meringankan beban saudara- sudara kita di NTT,” imbuhnya.
Bantuan yang disalurkan berupa sejumlah kebutuhan sehari-hari, selimut, serta makanan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak, khususnya mereka yang masih harus bertahan di pengungsian.
Indri bersama seluruh keluarga besar PLTU Celukan Bawang berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana.
“Jika melihat kondisi pasca gempa kerusakan cukup masif, kami berarap bantuan dari PLTU Celukan Bawang ini dapat meringankan beban saudara – saudara kita di NTT,” tandas Indri.
Sebagai informasi, gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang wilayah Pulau Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026). Gempa tersebut berpusat di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
















































