KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Kabupaten Konawe tidak termasuk daerah rawan krisis pangan. Kendati demikian, Bupati Konawe Yusran Akbar enggan berbangga diri. Ia kukuh menjaga agar kebutuhan pangan bagi daerah dan warganya tetap tercukupi. Untuk itu, Bupati Yusran melepas ekspedisi bantuan pangan periode Februari-Maret 2026 ke seluruh kecamatan.
Bupati Konawe Yusran Akbar (3 dari kiri) bersama Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya(kiri) dan Kepala Cabang Perum Bulog Unaaha Hendra Dionisius (2 dari kiri) melepas ekspedisi bantuan pangan di kompleks Gudang Perum Bulog Cabang Unaaha, Kamis (26/3/2026).
Seremoni peluncuran bantuan pangan digelar di kompleks Gudang Perum Bulog Cabang Unaaha, Kelurahan Tobeu Kecamatan Unaaha, Kamis (26/3/2026). Bupati Konawe Yusran Akbar tim ekspedisi yang membawa 616.940 kilogram beras dan 123.388 liter minyak goreng bagi 30.847 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 28 kecamatan di Kabupaten Konawe.
Bupati Konawe Yusran Akbar (3 dari kiri) bersama Kepala Kejari Konawe Fachrizal (2 dari kiri), Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya(3 dari kanan) dan Kepala Cabang Perum Bulog Unaaha Hendra Dionisius (2 dari kanan) disela-sela peluncuran ekspedisi bantuan pangan di kompleks Gudang Perum Bulog Cabang Unaaha, Kamis (26/3/2026).
Bupati Yusran berharap agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran. Sehingga apa yang menjadi tujuan bantuan bisa tercapai.
“Tahun 2025 Kabupaten Konawe masuk nominasi salah satu kabupaten terbaik dalam penanggulangan inflasi. Untuk itu semua pihak tetap berkolaborasi menjaga keadaan tersebut. Kami juga meminta masyarakat Konawe tidak panik dengan isu-isu kenaikan harga,” ujar Bupati Yusran saat melepas tim ekspedisi bantuan pangan.
Ia juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk bersama-sama mengawasi seluruh proses pelaksanaan penyaluran bantuan pangan. Bupati Yusran juga memastikan Pemerintah Kabupaten Konawe akan terus melakukan monitoring secara berkala.
"Saya minta para aparatur di tingkat desa dan kelurahan proaktif dalam mengawal distribusi. Jangan sampai ada warga yang berhak namun tidak mendapatkan bantuan. Kita ingin seluruh rangkaian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi kita semua membawa manfaat nyata bagi masyarakat Konawe,” ungkap Bupati Yusran.


















































