Dianggap Tak Memenuhi Standar, MI Ummusshabri Kembalikan Anak Didik ke Keluarga

1 month ago 50

KENDARIPOS.CO.ID -- Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pesri Kendari yang juga dikenal sebagai MI Ummusshabri mengembalikan seorang siswa berinisial “K” kepada orang tuanya. Keputusan tersebut diambil setelah siswa dinilai tidak memenuhi standar pendidikan yang telah ditetapkan madrasah, terutama dari sisi kehadiran dan capaian pembelajaran.

Kepala Madrasah Fajeri Ishakmenjelaskan bahwa tingkat kehadiran siswa tersebut hanya mencapai 57 persen selama di Kelas IV tahun pelajaran 2024/2025. Angka tersebut dinilai belum memenuhi ketentuan minimal kehadiran yang menjadi syarat keberlanjutan proses pembelajaran.

"Selain itu, capaian akademik maupun hafalan juga belum menunjukkan perkembangan sesuai target yang ditetapkan. Namun Madrasah masih memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di MI Pesri di Kelas V tahun pelajaran 2025/2026, " jelasnya, Selasa (17/2/2026)

Setelah berjalan 1 semester di kelas V ternyata kondisi yang disebutkan di atas belum menunjukkan hasil seperti yang diharapkan.

Menurutnya, persoalan ini bukan terjadi secara tiba-tiba. Pihak madrasah telah melakukan komunikasi dengan wali murid sejak pertengahan 2025. Bahkan, sempat dibuat kesepakatan bersama agar siswa tetap diberi kesempatan melanjutkan pendidikan dengan komitmen memperbaiki kedisiplinan dan mengejar ketertinggalan.

“Madrasah sudah memberikan ruang pembinaan dan kesempatan perbaikan. Namun hingga akhir evaluasi, kehadiran belum menunjukkan peningkatan signifikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, tim perwalian atau guru telah berulang kali mencoba menjalin komunikasi dengan pihak orangtua guna mencari solusi terbaik bagi perkembangan anak.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan